Terkadang kita sering bertanya-tanya, apakah hukum karma di dunia ini benar-benar ada? Apakah kalau kita melakukan sesuatu yang jahat kita bisa mendapatkan akibatnya di masa mendatang? Kalau begitu harusnya orang semua takut untuk melakukan kejahatan karena takut akan hukum karma. Tapi pada kenyataannya, masih banyak terjadi kejahatan di dunia ini. Apakah hukum karma itu benar-benar ada?
Jawabannya, hukum karma itu benar-benar ada dan berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari.
1. Hukum Karma bersifat abadi dan sudah ada sejak alam semesta diciptakan dan tetap berlaku sampai alam semesta ini mengalami kiamat.

2. Hukum Karma bersifat Universal, berlaku bukan hanya untuk manusia tetapi juga untuk makhluk-makhluk serta seluruh isi alam semesta.

3. Hukum Karma tetap sejak jaman pertama penciptaannya, zaman sekarang dan juga untuk zaman yang akan datang.

4. Hukum Karma sangat sempurna, adil dan tidak ada yang dapat menghindarinya.

5. Hukum Karma berlaku untuk semua makhluk, tidak ada pengecualian terhadap siapapun.

Karma sebenarnya adalah hukum sebab akibat. Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai. Jika kita menanam kebaikan, maka yang akan kita tuai adalah kebaikan, dan apabila kita menanam kejahatan, maka yang akan kita tuai adalah kejahatan pula.
Karma tidak semua merupakan karma buruk. Sebenarnya, ada pula karma yang baik di dunia ini tergantung dari perbuatan kita sebelumnya.

Karma dapat dibagi berdasarkan waktunya, yaitu:

  • Karma yang Langsung Berbuah : merupakan karma yang langsung kita dapatkan akibatnya tanpa menunggu beberapa waktu. Contohnya : pada suatu pagi seorang anak ingin membawa hpnya ke sekolahnya untuk main. Meskipun sudah dilarang sama orang tuanya, dia tetap membantah dan membawa hpnya ke sekolah. Akhirnya, ketika sampai di sekolah ada pemeriksaan hp dan hpnya ditemukan dan disita oleh guru. Akibatnya, dia bahkan tidak dapat memainkan hpnya dalam waktu yang lama.
  • Karma yang berbuah agak lama tapi masih dalam satu kehidupan
  • Karma yang berbuah pada kehidupan-kehidupan berikutnya
  • Karma yang tidak sempat berbuah karena kehabisan waktu.

Perlu diingat, bahwa karma pasti akan melebihi perbuatan yang kita lakukan. Misalnya, ketika kita melakukan suatu kejahatan, kita pasti akan mendapatkan balasan yang lebih kejam dari pada perbuatan jahat yang kita lakukan pada orang lain, dan begitu pun sebaliknya. Maka itu, marilah kita selalu melakukan sesuatu yang baik semampu kita, meskipun terkadang perbuatan itu cukup sulit juga untuk kita lakukan sebagai seorang manusia biasa~

Terkadang kita sering bertanya-tanya, apakah hukum karma di dunia ini benar-benar ada? Apakah kalau kita melakukan sesuatu yang jahat kita bisa mendapatkan akibatnya di masa mendatang? Kalau begitu harusnya orang semua takut untuk melakukan kejahatan karena takut akan hukum karma. Tapi pada kenyataannya, masih banyak terjadi kejahatan di dunia ini. Apakah hukum karma itu benar-benar ada?
Jawabannya, hukum karma itu benar-benar ada dan berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari.
1. Hukum Karma bersifat abadi dan sudah ada sejak alam semesta diciptakan dan tetap berlaku sampai alam semesta ini mengalami kiamat.

2. Hukum Karma bersifat Universal, berlaku bukan hanya untuk manusia tetapi juga untuk makhluk-makhluk serta seluruh isi alam semesta.

3. Hukum Karma tetap sejak jaman pertama penciptaannya, zaman sekarang dan juga untuk zaman yang akan datang.

4. Hukum Karma sangat sempurna, adil dan tidak ada yang dapat menghindarinya.

5. Hukum Karma berlaku untuk semua makhluk, tidak ada pengecualian terhadap siapapun.

Karma sebenarnya adalah hukum sebab akibat. Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai. Jika kita menanam kebaikan, maka yang akan kita tuai adalah kebaikan, dan apabila kita menanam kejahatan, maka yang akan kita tuai adalah kejahatan pula.
Karma tidak semua merupakan karma buruk. Sebenarnya, ada pula karma yang baik di dunia ini tergantung dari perbuatan kita sebelumnya.

Karma dapat dibagi berdasarkan waktunya, yaitu:

Karma yang Langsung Berbuah : merupakan karma yang langsung kita dapatkan akibatnya tanpa menunggu beberapa waktu. Contohnya : pada suatu pagi seorang anak ingin membawa hpnya ke sekolahnya untuk main. Meskipun sudah dilarang sama orang tuanya, dia tetap membantah dan membawa hpnya ke sekolah. Akhirnya, ketika sampai di sekolah ada pemeriksaan hp dan hpnya ditemukan dan disita oleh guru. Akibatnya, dia bahkan tidak dapat memainkan hpnya dalam waktu yang lama.
Karma yang berbuah agak lama tapi masih dalam satu kehidupan
Karma yang berbuah pada kehidupan-kehidupan berikutnya
Karma yang tidak sempat berbuah karena kehabisan waktu.

Perlu diingat, bahwa karma pasti akan melebihi perbuatan yang kita lakukan. Misalnya, ketika kita melakukan suatu kejahatan, kita pasti akan mendapatkan balasan yang lebih kejam dari pada perbuatan jahat yang kita lakukan pada orang lain, dan begitu pun sebaliknya. Maka itu, marilah kita selalu melakukan sesuatu yang baik semampu kita, meskipun terkadang perbuatan itu cukup sulit juga untuk kita lakukan sebagai seorang manusia biasa~

Credit : aroundyurin.wordpress.com

About melisayakobus

Just a simple ordinary girl...

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s